Juragan Bola Jitu - Rider Repsol Honda Jorge Lorenzo mengaku sudah lebih memahami motornya. Bisakah Lorenzo kembali ke jajaran pebalap terdepan di MotoGP Amerika Serikat?

Pebalap Spanyol itu tidak menjalani awal karier yang mudah bersama Honda. Di seri pertama di Qatar, Lorenzo hanya finis ke-13 yang dilanjutkan finis ke-12 di MotoGP Argentina.

Alhasil, Lorenzo baru mengumpulkan tujuh poin sehingga duduk di peringkat ke-14 klasemen sementara. Juara dunia lima kali tersebut tertinggal jauh dari rekan setimnya, Marc Marquez, yang memimpin kejuaraan ini usai mengemas 45 poin. 

Kini, MotoGP 2019 memasuki seri ketiga yang digelar di Austin, Texas. Circuit of the Americas menjadi tantangan besar bagi Lorenzo, karena sulit mendapatkan hasil bagus di sana.

Sejak Austin pertama kali menggelar kejuaraan balap motor pada 2013, Lorenzo belum pernah memenanginya. Pencapaian terbaik pebalap berusia 31 tahun itu adalah dua kali podium dengan finis ketiga (2013) dan kedua (2016), yang semuanya dilakukan di atas motor Yamaha.

Lalu, bagaimana dengan akhir pekan ini?

"Setelah kekecewaan di Argentina aku siap untuk kembali ke atas lintasan dan balapan lagi," Lorenzo mengungkapkan di BoxRepsol. "Hasilnya memang tidak oke, tapi kami telah membuat kemajuan yang bagus dan kami semakin memahami motornya."

"Saat kondisi menawarkan cengkeraman, aku merasa sangat tangguh dia tas Honda - tim dan aku hanya butuh waktu balapan lebih banyak untuk memahami bagaimana cara untuk memiliki perasaan yang nyaman ketika cengkeraman berkurang."